Logo

Jamaah Haji Probolinggo Pulih Usai Insiden Bus di Madinah

5 Orang Luka Ringan, Ziarah ke Raudhah Tak Terganggu
Reporter:,Editor:

Rabu, 29 April 2026 08:30 UTC

Jamaah Haji Probolinggo Pulih Usai Insiden Bus di Madinah

Ilustrasi. Kemenhaj Probolinggo saat memberangkatkan Calon Jemaah Haji Cadangan. Foto: Zulafif

JATIMNET.COM, Probolinggo – Kabar terbaru datang dari rombongan jamaah haji asal Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, yang sebelumnya mengalami kecelakaan bus di Madinah, Arab Saudi.

Seluruh jamaah dipastikan selamat dan kini dalam kondisi berangsur pulih setelah insiden tersebut.

Pelaksana Harian Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Probolinggo, Ervin Syarif Arifin, menjelaskan bahwa rombongan terdiri dari 47 jamaah.

Dari total tersebut, lima orang sempat mengalami luka ringan akibat kecelakaan.

“Alhamdulillah, seluruh jamaah dalam keadaan sehat. Hanya lima orang yang mengalami luka ringan dan sebagian besar sudah kembali ke hotel,” ujar Ervin, Rabu, 29 April 2026.

BACA: Bus Jemaah Haji asal Probolinggo Kecelakaan di Madinah 

Ervin menuturkan, tiga jamaah langsung kembali ke hotel pada hari kejadian setelah mendapat penanganan awal.

Satu jamaah lainnya kembali pada sore hari, sedangkan satu orang yang sempat menjalani perawatan rumah sakit kini juga telah membaik dan dijadwalkan segera kembali ke penginapan.

Menurutnya, jamaah yang sempat dirawat hanya mengalami trauma ringan sehingga tidak membutuhkan penanganan medis lanjutan secara serius.

Petugas kloter terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi seluruh jamaah guna memastikan kesehatan mereka tetap stabil.

Meski sempat mengalami musibah, seluruh agenda ibadah jamaah di Madinah tetap berjalan sesuai jadwal.

BACA: Kronologi Bus Jemaah Haji Probolinggo Tabrakan dengan Bus Jemaah Haji Jawa Barat di Madinah 

Rangkaian kegiatan seperti ziarah ke Raudhah dan ibadah di Masjid Nabawi tetap dapat dilaksanakan tanpa hambatan berarti.

“Agenda di Madinah relatif ringan dan terpusat di sekitar Masjid Nabawi, sehingga aktivitas jamaah tetap berjalan lancar,” jelas Ervin.

Pihak penyelenggara haji di Arab Saudi juga telah menangani seluruh kebutuhan jamaah pascakecelakaan, termasuk transportasi serta akomodasi.

Karena luka yang dialami tergolong ringan, tidak ada pengajuan klaim asuransi dalam insiden tersebut.

Sementara itu, dua jamaah cadangan asal Kabupaten Probolinggo juga diberangkatkan pada hari yang sama.

Keduanya tergabung dalam kloter SUB 33 bersama jamaah dari Kabupaten Lamongan melalui Kantor Pusat Pelayanan Haji dan Umrah Terpadu di Kecamatan Kraksaan.

Ervin berharap seluruh jamaah tetap menjaga kondisi fisik, semangat, serta fokus menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.

“Kami berharap jamaah tetap semangat dan dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk,” pungkasnya.