Logo

Dinsos Mojokerto Dampingi Anak-anak Pengungsi dari Wamena

Reporter:,Editor:

Selasa, 01 October 2019 03:25 UTC

Dinsos Mojokerto Dampingi Anak-anak Pengungsi dari Wamena

TRAUMA. Keluarga Abdul Hobir, pengungsi dari Wamena, Papua, yang kembali ke Mojokerto masih mengalami trauma terutama anak-anak mereka. Foto: Karina Norhadini

JATIMNET.COM, Mojokerto – Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto memberikan dampingan khusus kepada anak-anak pengungsi dari Wamena, Papua, yang sudah pulang ke Dusun Gembongan, Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, Senin, 30 September 2019.

Setiba di Kantor Dinsos Mojokerto, satu keluarga yang terdiri dari Abdul Hobir (43) dan tiga anggota keluarga lainnya Innama (40), kedua putri mereka FR (7), AB (5) terlihat masih trauma atas peristiwa yang dialaminya.

BACA JUGA: Dinsos Mojokerto Terima Satu Keluarga Pengungsi dari Wamena

Kedua putrinya terus-menerus menangis setibanya di sini (dinsos)," tutur Kepala Seksi Rehabilitasi Ahmad Zainul Hasan.Zainul berjanji akan terus memantau dan memberikan pendampingan terhadap anak-anak mereka.

“Kami sudah sediakan pekerja sosial (peksos) khusus untuk anak yang akan terus mendampingi keluarga korban," katanya.

BACA JUGA: Gubernur Jawa Timur Kirim Tim ke Wamena

Sementara itu, Abdul Hobir berharap anak-anaknya bisa melanjutkan sekolah di sini dan dirinya bisa kembali mendapat pekerjaan. Ia mengaku semua identitas seperti KTP, kartu keluarga, dan lainnya tertinggal di Wamena.

"Yang terpenting saat ini anak-anak bisa sekolah lagi. Tadi pagi sudah saya urus di SDN Jotangan, semoga bisa diterima. Soalnya kartu keluarga kami gak kebawa, Selamat saja sudah bersyukur sekali,” katanya.