
Reporter
A. BaehaqiKamis, 7 Mei 2020 - 07:00
Editor
Bruriy Susanto
PASAR MURAH. Program Pasar Murah Online Mandiri segera diluncurkan dalam beberapa hari ke depan. Sistem pelayanan secara daring dan drive thru. Foto: Baehaqi/ Dok
JATIMNET.COM, Surabaya - Anggota Komisi B DPRD Jatim Chusainuddin mengapresiasi langkah taktis Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang menggelar program Pasar Murah Online Mandiri (Pamor) jelang Idul Fitri 1441 Hijriah.
Hanya saja, kata politisi PKB itu, ada beberapa catatan yang bisa menyempurnakan keberadaan pasar murah online atau daring ini. "Kami berharap pemprov memaksimalkan hasil produksi masyarakat yang kesusahan menjual hasil produksinya selama pandemi ini,” ujar Chusainuddin dalam keterangan resminya, Kamis 7 Mei 2020.
Ia berharap pasar murah daring ini mampu membantu petani maupun peternak yang kesulitan memasarkan produknya. Sebab, laporan yang diterimanya beberapa mengaku kesulitan menjual produk pertanian dan peternakan sejak merebaknya pandemi Covid-19.
BACA JUGA: Cegah Covid-19, Pasar Modern Online Mandiri Khusus Layani Pesanan Daring dan Drive Thru
"Tapi secara keseluruhan kami mengapresiasi, ini merupakan langkah strategis dan cerdas. Campur tangan pemerintah dalam kondisi perekonomian yang sulit sangat dibutuhkan agar para pelaku UMKM punya semangat lagi untuk tetap berproduksi,” terangnya.
Selama ini, pelaku usaha di tingkat bawah memang tengah menanti bantuan pemerintah. Mereka menagih janji bantuan yang terus didengungkan.
"Masyarakat saat ini masih tetap menanti turunnya bantuan dari Pemprov Jatim untuk penanganan terdampak Covid-19. Semoga janji bantuan ini juga bisa segera direalisasikan,” ia menegaskan.
BACA JUGA: Jelang Lebaran, Pemkab Madiun Gelar Pasar Murah untuk PNS
Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengaku program program pasar murah daring ini merupakan hasil kerjasama antara produsen bahan pokok dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Ia meyakinkan, lewat program ini produsen sembako bisa menitipkan barangnya. "Program ini produsen sembako bisa menitipkan produk bahan pokoknya untuk dijual lewat Pamor. Jadi sistemnya menyerap dari produsen dan mendekatkan pada konsumen dengan keuntungan harga yang lebih murah,” imbuhnya.
Pasokan produk bahan pokok yang dijual di pasar murah daring ini berasal dari produsen atau industri bahan pokok yang ada di Jawa Timur. Misalnya untuk gula kristal putih langsung didatangkan dari beberapa pabrik gula.