Dewan Minta Setop Proyek Apartemen Trans Icon 

Khoirotul Lathifiyah

Sabtu, 23 Maret 2019 - 09:15

JATIMNET.COM, Surabaya – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya meminta penghentian sementara pembangunan apartemen Trans Icon di Jalan Ahmad Yani yang diprotes warga.

Selain diprotes, dalam rapat dengar pendapat Komisi C, Jumat 22 Maret 2019 terungkap proyek tersebut belum dilengkapi dengan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Dalam proyek ini kami hanya menemukan permohonan SKRK (Surat Keterangan Rencana Kota) saja,” kata Ketua Komisi C Syaifudin Zuhri.

Menurut Syaifudin Zuhri, Dinas Cipta Karya harus menghentikan proses pembangunannya sebelum ada izin kajian di lapangan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

BACA JUGA: Dewan Minta Pemkot Dengarkan Protes Warga

Politisi PDI Perjuangan ini mengungkapkan permasalahan yang terjadi mulai dari sidang Amdal (Analisis mengenai dampak lingkungan) yang dilakukan selama 10 hari. Jadi harus diketahui pihak-pihak yang mewakili sidang tersebut.

“Saya ingin tahu pada waktu itu dari pihak user. Kalau tidak ada perwakilan dari warga, akan berdampak secara berkelanjutan,” kata Syaifudin.

Ia menyarankan agar proyek tersebut dihentikan sambil menunggu protes warga RT 02 RW 01, Kelurahan Gayungan. Tujuannya untuk mengetahui radius 100 meter dari kegiatan pembangunan tersebut. Jika kawasan tersebut memang terdampak, DLH harus mengkaji ulang sidang Amdal yang sudah dikeluarkan.

BACA JUGA: Komisi D DPRD Surabaya Tunda Pembahasan Perda KTR

“Ketika nanti ditemukan bahwa warga RT 02 itu terdampak, maka sidang Amdal yang rekomendasinya pernah dikeluarkan dari LH (Lingkungan Hidup) itu kita minta dikaji ulang karena tidak menyertakan kawasan tersebut," katanya.

Sementara itu, Development Trans Icon Herman mengaku sudah beberapa kali melakukan sosialisasi ke masyarakat pada Mei 2018. Selain itu pihaknya memberikan kompensasi kepada hampir 226 warga yang besarannya tergantung dari dampak dan kerugiannya.

“Kami sudah mengeluarkan kurang lebih Rp 1 miliar. Saya ucapkan permohonan maaf bila mana pembangunan kami masih berdampak,” kata Herman.

BACA JUGA: Korban Asap Rokok Minta Perda KTR Segera Disahkan

Herman menjelaskan berkaitan dengan radius, terdapat ring 1, 2, dan 3. Ring 3 ada pada 100 meter dari proyek bangunan.

Sementara itu, Ketua RT 02 Ahmad (50) mengungkapkan masih ada beberapa KK yang tidak sesuai dengan dampak lingkungan yang dialaminya. Suara yang cukup keras dan menakutkan membuat warga ketakutan. Selain itu, debu juga berhamburan ke rumah-rumah warga warga RT 02/ RW 01 yang juga terdampak proyek Trans Icon Apartement.

“Setiap hari warga menanyakan, sudah melayangkan surat pertama pada Trans Icon. Harapan saya, pada hari ini dapat kompensasi itu biar warga bisa lega,” katanya.

Baca Juga

loading...