ACT Ikut Bersih-Bersih Korban Banjir Tasikmalaya

Muhammad Taufiq
Muhammad Taufiq

Rabu, 3 April 2019 - 04:00

JATIMNET.COM, Surabaya-Pendampingan korban Banjir di Kecamatan Sukaratu, Tasikmalaya, masih dilakukan MRI Tasikmalaya hingga Selasa 2 April 2019. Kegiatan kemanusiaan masih terus dilakukan, seperti membantu membersihkan rumah warga dan membagikan makanan siap santap. 

Posko Kemanusiaan pun didirikan. Sampai hari ini, Posko Kemanusiaan ramai dikunjungi berbagai komunitas yang menyampaikan bantuan untuk korban bencana melaui ACT.

Merespons bencana banjir sejak awal, MRI-ACT bersama Komunitas Tasik Help Foundation dan BEM Universitas Siliwangi turut membantu evakuasi. Relawan MRI ACT, Irfan Rais melaporkan, tim ditugaskan segera saat informasi banjir diterima.

“Tim mendistribusikan bantuan logistik dan makanan siap saji. Bersama warga tim bergotong-royong membersihkan musala dan sejumlah rumah warga yang terendam banjir dan lumpur,” kata Rais.

BACA JUGA: Enam Desa di Kabupaten Balangan Terendam Banjir

Banjir menerjang tiga desa di Kecamatan Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya, sejak Rabu 27 Maret 2019. Ketiga desa yang diterjang banjir adalah Desa Sinagar, Desa Linggajati, dan Desa Gunungsari. Banjir diperkirakan terjadi karena tingginya intensitas hujan sehingga membuat debit air naik dan jebolnya tanggul Sungai Cibanjaran. Kejadian itu terjadi Rabu sekitar pukul 16.00 WIB. Air pun meluap ke pemukiman warga.

Wilayah paling parah terdampak banjir berada di Kampung Kikisik dan Kikisik Gunung Balong. Kamis 28 Maret 2019 pagi, BPBD Kabupaten Tasikmalaya melaporkan tidak ada korban jiwa, 5 rumah rusak berat, 6 fasilitas umum dan 1 sekolah rusak dan mushola terendam lumpur bawaan banjir. 

Masyarakat sekitar segera mengungsi ke tempat yang lebih aman, salah ssatunya Masjid Darul Ulum Kikisik Gunung Balong.

Baca Juga

loading...