Rabu, 29 April 2026 06:45 UTC

Suasana pelepasan jamaah haji Lamongan di Pendopo Lokatantra, Rabu, 29 April 2026, berlangsung khidmat dan penuh haru. Foto: Humas Pemkab Lamongan
JATIMNET.COM, Lamongan – Pemerintah Kabupaten Lamongan resmi memberangkatkan ribuan jamaah haji tahun 2026 menuju Tanah Suci. Pada hari pertama, sebanyak lima kloter dijadwalkan berangkat secara bertahap dari Lamongan.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi secara langsung melepas keberangkatan kloter 30 dan kloter 31 di Pendopo Lokatantra, Rabu pagi, 29 April 2026.
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Pak Yes menegaskan bahwa keberangkatan ini menjadi momentum yang telah lama dinantikan para calon jamaah.
“Hari ini adalah hari yang dinantikan, panggilan Allah SWT akhirnya terlaksana. Semoga seluruh proses pemberangkatan berjalan lancar sebagaimana harapan kita bersama,” tutur Pak Yes.
Bupati berharap seluruh jamaah asal Lamongan diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran selama menjalankan ibadah haji hingga kembali ke tanah air.
BACA: Jamaah Haji Probolinggo Pulih Usai Insiden Bus di Madinah
“Kami berharap seluruh jamaah haji Kabupaten Lamongan senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta mampu menjalankan ibadah dengan khusyuk hingga kembali ke tanah air,” tegasnya.
Berdasarkan data Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamongan, total jamaah haji tahun ini mencapai 2.758 orang, terdiri dari 1.247 laki-laki dan 1.511 perempuan.
Seluruh jamaah terbagi ke dalam delapan kloter, yakni kloter 30 hingga kloter 37.
Keberangkatan hari pertama mencakup lima kloter, sementara dua kloter berikutnya diberangkatkan Kamis dan satu kloter terakhir pada Jumat.
Rincian jumlah jamaah tiap kloter meliputi kloter 30 sebanyak 222 jamaah, kloter 31 sebanyak 376 jamaah, kloter 32 sebanyak 375 jamaah, kloter 33 sebanyak 375 jamaah, kloter 34 sebanyak 374 jamaah, kloter 35 sebanyak 376 jamaah, kloter 36 sebanyak 375 jamaah, dan kloter 37 sebanyak 285 jamaah.
BACA: Jumlah Jamaah Haji Lamongan Naik Tajam, Pak Yes: Bukti Kesejahteraan Warga
Pemberangkatan tahun ini juga menjadi sorotan karena jumlah jamaah meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah, tahun ini jamaah haji Lamongan meningkat hampir seribu jamaah. Ini menjadi tanda kemakmuran masyarakat Lamongan yang patut kita syukuri bersama,” jelas Pak Yes.
Selain peningkatan jumlah jamaah, pemerintah juga menerapkan pelayanan inklusif melalui konsep Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan.
Momentum ini tidak hanya menjadi perjalanan spiritual, tetapi juga mencerminkan meningkatnya kemampuan ekonomi masyarakat Lamongan dalam menunaikan rukun Islam kelima.
