Tentang Ajaran Radikalisme Zaman Penjajahan

Tidak ada Gejolak Peredaran Buku Tema 7 di Ponorogo

Gayuh Satria Wicaksono
Gayuh Satria Wicaksono

Kamis, 7 Februari 2019 - 20:43

JATIMNET.COM, Ponorogo – Salah satu buku pelajaran untuk kelas V Sekolah Dasar (SD) yang berisi radikalisme terhadap penjajahan juga beredar di Ponorogo. Buku pelajaran dengan judul 'Peristiwa dalam Kehidupan' ini salah satu materinya mengangkat tema 'masa awal radikal'.

Di dalam buku ini terdapat tulisan organisasi Nahdlatul Ulama (NU) yang disandingkan dengan organisasi radikal lainnya seperti partai terlarang, Partai Komunis Indonesia (PKI).

“Materi tentang radikal atau kekerasan melawan pemerintah Hindia Belanda pada rentang tahun 1920-1927, bukan tentang radikal pada masa pemerintahan sekarang,” tutur pengajar kelas 6 SDN Mangkujayan 1 Endah Sri Lestari, Kamis 7 Februari 2019.

Menurutnya, dalam buku ini mengajarkan bagaimana pergerakan nasional pada masa penjajahan Hindia Belanda. Bangsa Indonesia menunjukkan perjuangan yang lebih berani mengusir penjajah.

BACA JUGA: Kemendikbud Siapkan Revisi Buku Tema 7

“Bukan soal isu radikalisme seperti sekarang ini (tentang teroris), tapi radikal melawan penjajah Belanda saat itu. Itu yang saya sampaikan ke siswa,” terangnya.

Endah menambahkan sebelumnya dia juga menjumpai materi serupa di kelas VI pada tahun lalu. Namun tahun ini materi tersebut diajarkan di kelas V.

“Saya sih tidak mendengar protes dari pihak guru atau wali murid, mungkin saja karena NU disamakan dengan PKI. Itu bisa menjadi persoalan,” imbuhnya.

Buku dengan sampul gambar anak-anak ini diterbitkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tahun 2017. Buku setebal 226 halaman ini berjudul Peristiwa dalam Kehidupan.

BACA JUGA: PC NU Jombang Minta Kemendikbud Tarik Buku Tema 7

Di bawah judul tertulis Tema 7 Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013. Buku ini digunakan di SD/MI yang menggunakan Kurikulum 2013 di Ponorogo.

Bagian yang dipermasalahkan berada di halaman 45 buku ini. Pada materi berjudul Masa Awal Radikal (tahun 1920-1927an) ini dijelaskan masa perjuangan Bangsa Indonesia melawan penjajahan Belanda. Disebut masa radikal karena pada masa ini perjuangan dilakukan secara radikal/keras, menolak kerjasama dengan Belanda.

Buku ini ditulis oleh Maryanto warga Magetan, Jawa Timur dan diperbanyak oleh Intan Pariwara, Klaten, Jawa Tengah. Cetakan pertama tahun 2014 dan cetakan kedua pada tahun 2017.

Baca Juga

loading...