Kubu Prabowo Nilai TBPP Jadi PNS Cuma Lips Service

Muhammad Taufiq
Muhammad Taufiq

Jumat, 8 Februari 2019 - 07:36

JATIMNET.COM, Surabaya - Ketua Pendiri Gerakan Nasional Penyelamat Bangsa (Garda Pas) Wibisono, menilai janji pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) yang akan mengangkat Tenaga Harian Lepas-Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL-TBPP) menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah lips service di tahun politik.

Menurut Wibisono, saat ini Indonesia masih membutuhkan setidaknya 40.000 tenaga penyuluh lapangan. "Sementara jumlah THL saat ini sebanyak 17.000 dan mereka mengharapkan untuk bisa diangkat menjadi ASN," katanya, Jumat 08 Februari 2019.

Namun demikian, kata Wibi, untuk persoalan pengangkatan ASN memerlukan payung hukum, bisa melalui Perpres atau Keppres. Akan tetapi hal itu harus dilihat lebih dahulu dan dipertimbangkan lebih matang, sebab jangan sampai kebijakan nanti justru bertentangan dengan undang-undang.

BACA JUGA: Jokowi Janjikan Naikkan Harga Gula Petani

Bagaimanapun, ia melanjutkan, persoalan tenaga penyuluh pertanian ini sangat diperlukan untuk menunjang kedaulatan pangan. "Terutama swasembada beras yang berkelanjutan," kata Wibi, pendiri Garda Pas, Organisasi Masyarakat pendukung pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandi ini.

Sebelumnya, Presiden Jokowi berencana memanggil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) untuk membicarakan masalah TBPP ini. Jokowi menegaskan, belum bisa menjawab langsung masalah tersebut sebab harus melihat lebih dahulu prosedur dan aturan yang berlaku.

"Kita bicara apa adanya, problem THL-TBPP kita selesaikan secara bertahap. Kita siapkan dulu payung hukumnya, agar tidak nabrak-nabrak undang-undang," kata Jokowi dalam siaran tertulisnya beberapa waktu lalu.
 

Baca Juga

loading...