Arus Kas Masuk Dominasi Peredaran Uang di Jatim

Baehaqi Almutoif

Minggu, 24 Maret 2019 - 15:26

JATIMNET.COM, Surabaya – Bank Indonesia (BI) kantor perwakilan Jawa Timur mencatat awal tahun ini peredaran uang masih didominasi cash inflow atau arus kas masuk dibanding dengan cash outflow atau arus kas keluar.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Timur Yudi Hatimukti mengatakan, peredaran uang yang didominasi arus kas masuk tersebut terjadi di wilayah Surabaya, Tuban, Gresik, Lamongan, Pasuruan, Madura, Jombang, Bojonegoro, Mojokerto, dan Sidoarjo.

“Arus kas masuk selama Februari 2019 sebesar Rp 2,6 trilliun, lebih tinggi dari Januari yang hanya Rp 1,4 trilliun,” ujarnya, Minggu 24 Maret 2019.

BACA JUGA: Ini Empat Jamu yang Disiapkan Bank Indonesia

Dibandingkan arus kas masuk ke BI, justru menurun dari Rp 4,7 trilliun di Januari menjadi Rp 3,6 trilliun bulan berikutnya. Namun menurutnya kondisi itu masih terbilang normal. Pola seperti ini selalu terjadi di setiap tahun.

"Setelah ada uang keluar saat momen libur Natal dan Tahun Baru, lalu di awal tahun uang mulai masuk lagi," ujar Yudi.

Menurutnya, arus kas keluar kembali akan mendominasi ketika Idul Fitri antara Maret-Juni 2019. Di momen itu terjadi peningkatan cukup signifikan hingga mencapai sekitar Rp 15 triliun. Pola seperti ini akan tetap terjadi di tahun ini.

BACA JUGA: Bank Indonesia Sebut Nilai Tukar Rupiah Mulai Stabil

"Kami tidak terlalu lihat kalau disebabkan momen politik ya. Karena melihat pola, biasanya peningkatan terjadi karena ada momen Idul Fitri, Natal, dan tahun baru," imbuhnya.

Sementara itu, acara keseluruhan untuk tahun ini Yudi memprediksi ada pertumbuhan uang sebesar 10-12 persen. Target tersebut masih sama dengan tahun sebelumnya.

BI mencatat selama 2018, ada net inflow (aliran modal masu neto) mencapai Rp 8,3 triliun untuk seluruh wilayah Jatim, berasal dari arus kas masuk sebesar Rp 106,4 triliun, sedangkan arus kas keluar hanya Rp 98,1 triliun, meningkat dibandingkan 2017 yang hanya mencapai Rp 6,5 triliun, dengan arus kas masuk sebesar Rp 98,4 triliun, dan arus kas yang keluar hanya Rp 91,9 triliun.

Baca Juga

loading...