Banyak caleg laki-laki berebut memiliki nomor urut satu

Saktinya Nomor Urut Satu Bagi Para Caleg

Dyah Ayu Pitaloka
Dyah Ayu Pitaloka

Senin, 18 Februari 2019 - 16:14

JATIMNET.COM, Surabaya - Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR Rahayu Saraswati menuturkan nomor urut satu menjadi jaminan terpilihnya calon legislator pemilik nomor. Menurutnya, nomor urut satu seharusnya diberikan kepada calon legislator perempuan sebagai upaya mendorong keterwakilan perempuan di parlemen dan dalam sebuah partai politik.

"Banyak anggota DPR laki-laki saat ini yang ingin mendapatkan nomor urut satu. Bagi mereka nomor urut satu adalah sebuah prestise," tutur Saras Senin 18 Februari 2019.

Saras mengatakan ada sebuah penelitian yang menemukan bahwa di beberapa daerah pemilihan, nomor urut satu merupakan jaminan calon anggota legislatif akan terpilih.

BACA JUGA: Caleg Artis Ramaikan Nobar Debat Capres di Surabaya

"Jadi ada pemilih yang tidak melihat profil calon anggota legislatif yang diusung partai politik. Mereka masih menganggap calon yang ditempatkan di nomor urut satu adalah kader terbaik partai politik," kata anggota Komisi VIII DPR ini.

Menurutnya mekanisme pemilik nomor urut satu juga dibahas dalam Rancangan Undang-Undang Pemilu, terutama dalam hal kuota keterwakilan perempuan di legislatif secara menyeluruh.

Saat itu, tidak hanya membicarakan kuota 30 persen saja namun juga terdapat afirmasi lain untuk memberikan akses keterwakilan perempuan di dalam parlemen.

BACA JUGA: Caleg Artis Akui Populeritas bukan Jaminan

"Ditetapkan kuota 30 persen, tapi seharusnya juga ada afirmasi lain yang dilakukan. Karena bila tidak akan sulit mengejarnya," kata Saras.

Selain keharusan partai politik memberikan kuota 30 persen kepada bakal calon anggota legislatif perempuan, juga ada usulan agar 30 persen nomor urut satu di daerah pemilihan diisi oleh calon anggota legislatif perempuan.

Namun, ternyata hanya empat fraksi, salah satunya Fraksi Partai Gerindra, yang setuju dengan usulan 30 persen nomor urut satu di daerah pemilihan untuk calon anggota legislatif perempuan. Harapannya, dengan memberikan nomor urut satu kepada perempuan diharapkan kuota dan keterwakilan perempuan dalam parlemen bisa lebih mudah terpenuhi. (Ant)

Baca Juga

loading...