JATIMNET.COM, Surabaya – Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) Surabaya akan mengedukasi masyarakat mengenai bahaya penggunaan narkoba melalui kegiatan lari maraton.

“Lari maraton ini berjarak enam kilometer dengan empat pos edukasi yang akan dilaksanakan pada 17 Maret 2019 mendatang,” kata Ketua Pelaksana Dekan Cup FK Unair 2019 Ihsan Fachry Arba, Senin 4 Maret 2019.

Konsep edukasi mengenai bahaya narkoba ini dilatarbelakangi maraknya penyalahgunaan narkoba oleh generasi muda. Sekitar 450.000 orang meninggal akibat penggunaan narkoba pada tahun 2015, menurut WHO. Dari kematian itu, 167.750 secara langsung dikaitkan dengan gangguan penggunaan narkoba (terutama overdosis).

BACA JUGA: Kemenkes Dorong Unair Buka Prodi Kesehatan Tadisional

Ihsan mengungkapkan berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN), ada hampir enam juta pengguna narkoba di Indonesia yang dirilis tahun 2017. Jumlah ini telah meningkat tajam sejak survei tahun 2014 oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) yang menemukan 4,1 juta pengguna.

Ihsan berharap dengan kegiatan edukasi ini dapat memberikan pelajaran kepada peserta untuk tidak menyalahgunakan narkoba. Apalagi pihaknya tengah menyiapkan sistem pembelajaran yang menarik dengan menampilkan peragaan dampak menggunakan narkoba di setiap pos.

Ketua Divisi Acara Dekan Cup FK Unair As’ad Naufal menambahkan, selain pembelajaran mengenai bahaya penggunaan narkoba, pihaknya menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi peserta lari maupun masyarakat sekitar.

BACA JUGA: Unair Bantah Hoaks Bayar Kuliah Dapat Cashback 60 Persen

“Pemeriksaan gratis meliputi tes gula darah, kolestrol, dan voucer 15 persen untuk pemeriksaan di Rumah Sakit Umum Dr Soetomo,” katanya.

As’ad menjelaskan, rute lari maraton dimulai dari Kampus A menuju kampus B lalu ke arah PDAM. Kemudian menuju fly over ke Hanamasa, lalu lewat SMA komplek dan masuk ke Jalan Slamet dengan arah ke fly over dan kembali ke kampus A.

Di setiap pos dalam kegiatan lari maraton meliputi Pos 1 Euforia yang akan menampilkan efek penggunaan narkoba yakni model memperagakan kesenangan secara berlebihan dan tertawa sendiri.

BACA JUGA: Unair Kembali Gelar Education Expo 2019

Pos 2 Paranoid yang menampilkan model ketakutan yang berlebihan seperti stress dan berteriak. Pos 3 Delusion dengan menampilkan peragaan model yang sedang berhalusinasi.

“Di pos ketiga ini akan akan ada pelemparan holy powder untuk memeriahkan kegiatan. Dan pos terakhir akan menampilkan dampak pengguna narkoba yang mengalami kematian,” katanya.