IKM Peroleh Bunga 6 Persen dengan Jatim Berdaya

Baehaqi Almutoif

Sabtu, 30 Maret 2019 - 18:23

JATIMNET.COM, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meluncurkan kartu Jatim Berdaya untuk mendapatkan pinjaman dengan bunga lunak, 6 persen.

Kartu Jatim Berdaya merupakan janji kampanye Gubernur dan Wakil Gubernur Khofifah-Emil Dardak terhadap pelaku usaha, khususnya perempuan. Gubernur kelahiran Surabaya itu menyebutkan, di kartu ini terdapat chip yang mengidentifikasi informasi tentang usahanya.

“Usahanya apa, omzetnya berapa, pinjamannya berapa, dan yang punya ketika dapat kartu berarti bisa mengakses bunga enam persen (dari Bank Jatim),” ujar Khofifah usai meluncurkan Kartu Jatim Berdaya pada acara Gelar Pelaku Usaha Kreatif di Jatim Expo, Sabtu 30 Maret 2019.

BACA JUGA: Tol Trans Jawa Picu Pertumbuhan Kredit Mobil

Ia melanjutkan, pemberian Kartu Jatim Berdaya diberikan kepada perusahaan yang sedang berkembang. Tujuannya industri kecil dan menengah (IKM) dengan mudah mendapat suntikan modal serta sertifikasi dari Badan POM.

“Yang menerima kredit lunak ini bukan pelaku usaha pemula, tapi sudah jalan,” ungkapnya.

Khofifah menuturkan, hingga saat ini IKM di Jawa Timur masih didominasi produk makanan dan minuman. Pada tahun 2017 pertumbuhan IKM mencapai 9,23 persen. Angka itu lebih tinggi dari industri kimia 4,53 persen, otomotif 3,68 persen, serta industri tekstil dan pakaian jahit 3,76 persen.

“Kita harus buka pintu luas, pelaku usaha perlu diberi pendampingan. Misalnya kalau usaha makanan dan minuman, harus terjamin higienitasnya, dan dapat sertifikasi MD dari Badan POM,” bebernya.

BACA JUGA: Soekarwo Berharap Bunga Kredit IKM Bisa Lebih Rendah

Sementara itu, Direktur Utama Bank Jatim R. Soeroso mengatakan, kartu ini diberikan kepada seribu IKM lebih. Mereka yang berhak menerima adalah binaan Disperindag Jawa Timur.

“Dari (Bank Jatim), bagaimana bisa memberi faislitas pembayaran cepat dan mudah tanpa mengeluarkan uang tunai,” kata Soeroso.

Diungkapkannya, pemegang kartu ini mendapat pinjaman yang langsung auto debit. Sehingga mereka dapat mengambilnya langsung, karena terintegrasi dengan tabungan para pemegangnya.

Untuk besaran pinjaman yang diberikan berada di kisaran Rp 50 juta. Para pemegang kartu atau pelaku IKM dapat menggunakannya ketika akan belanja.

Baca Juga

loading...