JATIMNET.COM, Surabaya - Ketua DPD Partai Demokrat Jatim, Soekarwo tidak gelisah dengan hasil survei LSI Denny JA. Survei yang khusus melihat perilaku masyarakat Jatim itu menempatkan Partai Demokrat di posisi kelima dengan perolehan 3,6 persen.

"Daerah pemilihan di Jatim itu berbeda-beda, tidak cuma melihat partai tapi juga figur," katanya di DPRD Jatim, Senin 5 November 2018. 

Dia menyebut Dapil 7 meliputi Pacitan, Trenggalek, Ponorogo, Magetan dan Ngawi, pemilih yang mencoblos partai kisaran 30-40 persen. Kondisi berbeda terjadi di Dapil 11 Madura justru yang mencoblos partai kisaran 3,5 – 10 persen saja. "Karena di dapil ini banyak yang mencoblos caleg ketimbang partai," jelasnya. 

Dia tak menampik ada peran partai dalam perolehan suara. Namun terkadang Hal itu tidak selalu berkorelasi dengan perolehan suara. "Jadi partai kecil tidak selalu dapat suara kecil, begitu sebaliknya. Ada faktor figur," tuturnya. 

Partai Demokrat juga selalu melakukan evaluasi dua minggu sekali terkait strategi mendulang suara. Selain itu, partai berlambang mercy itu juga memilih kader yang benar-benar berkualitas. "Karena saat ini figur itu penting," ujarnya. 

Sementara itu, Ketua DPW Perindo Jatim M. Mirdasy mengaku terkejut dengan hasil survei ini. Tapi dia tidak ingin jumawa dan tetap akan melakukan kerja keras untuk mendapat suara maksimal. 

"DPW Perindo Jatim ditargetkan meraih posisi lima besar di sini. Jadi kami akan tetap kerja kerja kerja," katanya. 

Dia mengatakan saat ini menjaring aspirasi masyarakat. Selain itu, sebagai partai baru pihaknya terus intens menjalin komunikasi agar makin dikenal. "Menang di kenyataan ketimbang menang di survei," pungkasnya.

Sekedar diketahui, LSI yang dipimpin Deny JA baru saja merilis hasil survei perilaku pemilih di Jawa Timur untuk pemilu 2019 mendatang. Hasil survei yang melibatkan 600 responden dilaksanakan pada 4-14 Oktober 2018 itu menempatkan PKB sebagai partai urutan pertama yang akan mendulang suara terbanyak jlika pemilu dilakukan saat ini dengan perolehan 21,7 persen.

 Di urutan kedua ditempati PDI Perjuangan dengan 21 persen, ketiga Partai Golkar dengan perolehan 5,2 persen, keempat Partai Gerindra dengan 4,6 persen dan kelima Partai Demokrat dengan perolehan 3,6 persen. Kemudian papan tengah ada kejutan karena Partai Perindo yang menyandang parpol baru menempati peringkat keenam dengan perolehan 1,7 persen, disusul PPP dengan 1,7 persen dan PAN dengan 1,4 persen.

Sebaliknya Partai NasDem yang cukup menggelegar suaranya di Jatim ternyata hasil survey LSI menempatkan partai besutan Surya Paloh diurutan kesembilan dengan perolehan 0,8 persen. Disusul PKS dengan 0,7 persen, PBB 0,3 persen, PSI 0,3 persen, Hanura 0,2 persen, serta Partai Berkarya, Partai Garuda dan PKPI masing-masing mendapat perolehan 0 persen.