9.761 Tim Gabungan Disiagakan dalam Operasi Ketupat Semeru

M. Khaesar Januar Utomo

Selasa, 28 Mei 2019 - 13:13

JATIMNET.COM, Surabaya – Sebanyak 9.761 personel gabungan dari kepolisian, TNI, dan instansi lainnya disiagakan dalam Operasi Ketupat Semeru 2019. Jumlah tersebut terdiri atas TNI 1.500, Dishub Jawa Timur 975, Jasa Raharja 82, dan sisanya Polri.

Menurut Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Inspektur Jenderal Polisi Luki Hermawan menyebutkan tim gabungan ini disiagakan di beberapa titik untuk mengantisipasi kemacetan sepanjang mudik Lebaran.

“Operasi Ketupat Semeru tahun ini agak sedikit berbeda, karena banyak tol yang sudah beroperasi. Ini mempermudah dan memperlancar arus mudik,” kata Luki Hermawan, Selasa 28 Mei 2019.

BACA JUGA: Lebaran, Kereta Api Daop 8 Operasikan Kereta Tambahan

Luki menambahkan jika dalam operasi kali ini polisi mengantisipasi lima titik yang memerlukan perhatian khusus. Empat di antaranya terdiri atas arteri perlintasan Mintil di wilayah Mengkreng, Nganjuk. Kemudian Karanglo, Kabupaten Malang; Jalan Warugunung, Sidoarjo; dan Bandarkedungmulyo, Jombang.

“Titik-titik itu perlu perhatian khusus, karena tempat tersebut rawan kemacetan setiap arus mudik dan balik,” jelasnya.

Dalam operasi ketupat Semeru 2019 yang digelar mulai 29 Mei hingga 9 Juni 2019, juga menyediakan sekitar 319 pos PAM yang tersebar di Jawa Timur. Nantinya Pos PAM tersebut untuk membantu masyarakat yang memerlukan bantuan.

Mengenai titik-titik rawan kriminalitas, Luki menyebut tempat-tempat wisata masih menjadi prioritas. Pasalnya banyak warga yang akan datang ke tempat wisata dan membawa sanak saudaranya.

BACA JUGA: Mudik Lebaran, Dishub Surabaya Siagakan 997 Bus

“Perhatian utama di tempat wisata, karena banyaknya warga Jatim yang memanfaatkan waktu untuk berwisata bersama keluarganya. Begitu juga dengan rumah kosong juga menjadi prioritas pengawasan,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan pihaknya berkolaborasi membangun kerja sama antar elemen untuk memberikan suasana aman dan nyaman saat Idul Fitri 1440 Hijriyah.

“Kami berharap pemudik merasa aman karena ada rumah yang ditinggal dan harta yang ditinggal. Seluruh elemen siap bekerja bersama memberikan kerja terbaik bagi masyarakat," ujarnya.

Baca Juga

loading...